Studio Foto ATM Center
Ketika menantikan fotocopy‘an yang berharga di ATM Center (1/10), kami pun sudah nampak layaknya anak gaul ATM Center (*kenapa gak anak gaul
bungamasaja). Akhirnya berfoto-foto ria lah kami, serasa di studio fotoJonasceunah (˘_˘’!l)
(Source: tempesours)
bencongenes
banyak bencong yang jadii artis di indonesia. walaupun cuma akting, tetep aja mereka jadi bencong. gara-gara bencong bencong inilah banyak orang yang jadi bencong berharap jadi artis juga.
kok mau ya jadi bencong?
pribadi dalam proses mandi
gw pernah denger kalo kepribadian orang itu bisa dilihat dari apa yang dia lakukan, misalnya orang yang menyikat giginya dulu sebelum mandi itu suka terhadap hal-hal baru, kalo yg sikat gigi belakangan itu orangnya teratur
terus pertanyaan gw gini, kalo ada orang yang teratur (dan kalo mandi sikat giginya belakangan klo mandi), dan dia ingin menjadi orang yang menyukai hal-hal baru, apakah yang harus dia lakukan?
hipotesis pertama:
mencoba mengubah kebiasaannya menjadi menyikat gigi duluan saat mandi, maka dia akan menyukai hal-hal baru
hipotesis kedua:
dengan mencoba berbagai macam hal baru, tanpa sadar kebiasaanya akan berubah menjadi menyikat gigi duluan sebelum mandi
nah, ada yang mau ngasih kesimpulan?
*btw, tuh judulnya emang lebay, gw tau kok, emang disengaja :P
yg penting di ujung deh
- bu dosen: *ngomongin film* blablablabla, jadi mengikuti hati nurani itu termasuk pada elemen jurnalisme yg keberapa?
- gw: *asal* yang pertama
- bu dosen : yang ke sembilan lah
- *ah bener kok yang pertama, pertama dari terakhir sih...*
- ....krik
Probably the most badass photo series ever.
Long-exposure shots of convicted & executed Joseph Paul Jernigan’s cross-sectioned body that he had consented to donation to medical research.
Concept & Art Direction: Croix Gagnon
Photography: Frank Schott
Post Production: Alex Katz/BlinklabProceeds from the prints go to Amnesty International.
(via ions-anions-and-cations)